PENGALAMAN
PRIBADI
Selama
masih di bangku SD, nilai pelajaran saya termasuk baik dan saya hampir selalu
berada di peringkat 3 besar. Setelah lulus SD dengan nilai terbaik kedua, saya
memutuskan untuk meneruskan di SMP Negeri 3, yang saat itu merupakan SMP
favorit. Tetapi untuk bisa masuk SMP Negeri, ada tes yang harus diikuti.
Karena
saya merasa pintar, saya jadi malas belajar. Sampai suatu ketika saya berucap
kepada Ibu saya, saya pasti bisa masuk karena memang kuota yang di tawarkan banyak dan saya merasa
pintar sehingga pasti lulus ujian tersebut.
Setelah
saya mengucapkan hal itu, dua hari kemudian saya merasakan tidak enak badan,
padahal beberapa hari lagi ujian masuk SMP akan dilaksanakan. Setelah dibawa ke
klinik terdekat, ternyata saya menderita gejala typus.
Akhirnya
ujian pun tiba, saya terpaksa mengikuti ujian dengan keadaan yang masih sakit.
Selama ujian saya tidak bisa konsentrasi, dan saya tidak bisa maksimal dalam
mengerjakan ujian.
Saat
Pengumuman Ujian Masuk SMP, saya dinyatakan tidak lulus untuk bisa masuk SMP
favorit.
Hikmah
Dari
pengalaman tersebut saya mendapatkan pelajaran bahwa kita tidak boleh takabur
walaupun merasa bisa dalam mengerjakan berbagai hal. Karena kita masih memiliki
Tuhan yang Maha Berkehendak. Semenjak peristiwa itu saya tidak berani lagi
untuk berbicara sembarangan.





